Melepas bayang lewat rentang hati lapang....
Segala gulita biarlah terbang....
Kau Maha Benderang.....
Kepada malam....Kami rindu pada suatu kala yang hening dan tenang,...
Waktu do’a memintal-mintal resah yang kalut dan masai,...
Lalu mengantarnya ke langit, biar diurai Tuhan.....
Kami rindu pada sebuah jenak yang jujur dan lugas,....
Waktu temaram bulan kami syukur-syukuri,...
“Ya Rabbi, pada gulita juga masih Kau titip cahaya”....
Kami rindu pada seketip rizki yang resik dan baik....
Memuja kurnia, kami gosok kemilau pada jiwa, bukan pada harta....
Hilangkan sejenak suara-suara,
Biar khidmat kami berdoa,
“Ya Raabb…Tidur kami, lena...
Terjaga kami, alpa...
Ampun kami Tuhan, Kau Maha Segala”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar